Navigation | M-one

Slideshow

Get the Flash Player to see the slideshow.

Gallery

marwan-friends-1.jpg febi3.jpg marwan-friends-bdg.jpg jogya-nik.jpg

Pages

2 February 2010

test mobile blogdetik

Cuma ngetes2 aja sih. Kalau lancar asyik kan nih

Filed by mone at February 2nd, 2010 under Tak Berkategori
No comments on this post yet

14 January 2010

Pecat Ketua Lapas

Benci bgt gw pas nonton sidak mendadak ke lapas. Gila aja penjara udah kayak hotel berbintang gimana mau kapok koruptorm

Harus dihukum berat itu ketua dan pengurus lapas.

Filed by mone at January 14th, 2010 under Tak Berkategori and tagged
No comments on this post yet

17 December 2009

Luna Maya vs Infotainment Siapa Yang Salah?

Emosi Luna Maya terhadap pekerja infotainment kembali memuncak. Lewak akun twitternya, kekasih Ariel Peterpan ini menulis pekerja infotainment sebagai Pelacur dan Pembunuh.

luna-maya-infotainment

Ungkapan yang tak pantas dilakukan oleh selebritis sekelas Luna Maya. Sebagai artis dan presenter, Luna juga dipercaya membintangi beberapa produk iklan yang seharusnya dijaga oleh Luna. Meski dalam hal kasus ini belum ada pengaruhnya ke produk yang dibintanginya.

Bukan kali ini aja Luna seperti itu, sebelumnya Luna juga sempat emosi lantaran sikap pekerja infotainment yang terus mengejarnya prihal gosip pernikahannya dengan Ariel. Dengan emosi yg meledak Luna berteriak-teriak. Luna tak peduli sikapnya itu disorot kamera infotainment. Bagi infotaiment jutsru kelakukan Luna ini dianggap punya nilai berita yang tinggi.

Tapi jangan dulu 100% menyalahkan Luna. Kita kudu tau dulu, mengapa Luna sampai berbuat seperti itu. Seperti diberitakan, Luna diserbu infotaiment yang ingin mewawancarinya. Waktu itu Luna tengah mengendong Alea, putri Ariel Peterpan. Mungkin moment Luna mengendong Alea bagi infotainment adalah hal yang bagus yang jarang didapati. Sedikit komentar dari mulut Luna sangat diharapkan infotaiment. Tak ayal, Luna pun diserbu.

Kondisi Luna yang letih lantaran mengendong Alea, ditambah sorotan lampu kamera yang panas membuat Luna makin merasa gerah. Emosipun tak terhindarkan. Apalagi dari pengakuan mulut Luna, kepala Alea sempat kepentok kamera. Intinya dalam kondisi seperti itu kesabaran manusia diuji. Sayang Luna tak mampu menahan emosinya. Sampai akhirnya mengungkap kekesalannya melalui Twitter miliknya.

Entah Luna tidak tau atau lupa, bahwa situs jejaring komunitas itu berdampak sangat besar. Seharusnya Luna sadar bahwa sebagai publik figure Twitt-nya itu banyak pengikutnya. Akibatnya? Tau sendiri kan….

Infotainment pun harus juga mengerti kondisi sumber berita yang akan kita buru. Karena sumber berita punya hak untuk tidak mau diwawancarai meski dia seorang publik figure. Sama-sama mengertilah…

Filed by mone at December 17th, 2009 under Tak Berkategori
2 persons have commented this post

13 November 2009

Emak Ingin Naik Haji

Sambut hari raya Idul Adha sebuah film nasional bertema religi ‘Emak Ingin Naik Haji’ beredar di bioskop. Film yang diangkat dari cerita cerpen ini akan bersaing dengan film luar yang dinanti banyak orang ‘2012′.

emak-ingin-naik-haji

Dari judulnya film ini sudah jelas menceritakan seorang ibu yang ingin naik haji. Keinginannya untuk melihat langsung Kabah hanya ada di hati Emak (Aty Kanser) yang menjadi tokoh utama. Niat emak begitu kuat sampai-sampai harus rela menabung hingga 25 tahun lagi.

Sebagai anak semata wayang, Zein (Reza Rahardian) tak bisa berbuat apa-apa untuk mewujudkan impian emaknya. Hasil penjualan lukisannya tak bisa menutupi biaya pergi haji sebesar 30 juta. Kondisi emak jauh berbeda dengan tetangganya, juragan haji (Didi Petet) dan keluarganya yang sudah beberapa kali bolak balik Mekah.

Dari sisi cerita film garapan Aditya Gumay ini sebenarnya biasa-biasa saja. Namun yang menarik adalah sosok Emak yang diperankan Aty Kanser menjadikan film ini begitu nikmat buat ditonton. Bagaimana usaha Emak untuk bisa menjalankan rukun islam ke lima.

Film ini mengingatkan kita akan kebesaran Allah. Bahwa Allah bisa melakukan apa saja yang menurut akal manusia tak mungkin terjadi. Ibadah Haji membutuhkan biaya besar tapi bukan berarti umatnya yang tak mampu tak bisa melakukannya. Kalau Allah berkehendak siapa pun bisa menunaikan ibadah haji. Semua tergantung dari niat yang ikhlas semata-mata hanya karena Allah bukan karena jabatan atau apa pun.

Film berkisah tentang haji juga dibuat di Perancis berjudul ‘le Grand Voyage’. Bercerita tentang perjalanan seorang ayah, (Mohamed Majd) dan seorang anak, Reda (Nicolas Cazale) berkewarganegaraan Perancis yang hendak menjalani ibadah haji di Arab Saudi. Uniknya, dalam menunaikan haji mereka mengendarai sebuah mobil dari Perancis ke Arab Saudi dengan berbagai pengalaman menarik.

Filed by mone at November 13th, 2009 under Tak Berkategori
13 persons have commented this post

12 November 2009

“Sumpah Demi Allah…”

“Sumpah Demi Allah…” Kalimat yang gampang diucapkan namun sungguh berat karena harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah kelak.

Bersyukurlah karena Allah maha pemurah pada hambahnya. Allah tidak langsung menghukum orang yang berdusta alias berbohong. Coba bayangkan bila Allah langsung memanjangkan hidung setiap kali orang berbohong mungkin penduduk dunia seperti pinokio.

Belakangan kalimat Demi Allah terdengar dari mulut para pejabat pemerintah atau penegak hukum terkait kasus KPK vs POLRI. Saat dengar pendapat dengan komisi III DPR atau dengan TPF tim 8 masing-masing menggucapkan kata Demi Allah saat menyangkal tuduhan atau mempertahankan argumennya. Begitu juga terdakwah yang begitu sepele mengucapkan kalimat tersebut.

Rakyat bingung masing-masing bersumpah atas nama Tuhan dan membawa misi demi keadilan. Nggak cuma rakyat, mungkin Malaikat juga bingung. Boong aja dosa, apalagi ditambah dengan kalimat Demi Allah.

Mungkin dalam pikiran mereka, sumpah dulu urusan dosa belakangan. Toh, bila dikasih umur panjang masih bisa bertobat.  Pikiran seperti ini mungkin diyakini oleh banyak pejabat negara kita. Selagi menjabat berbanyaklah mengambil uang negara kelak kalau sudah pensiun tinggal bertobat. Bukankah Allah maha penerima tobat hambanya. Bereskah dosa-dosa mereka kalau sudah bertobat? Bagaimana uang haram yang dimakannya?  Bagaimana bila uang haram itu digunakan untuk ibadah amal. Seperti memberi sumbangan ke mesjid atau untuk berangkat haji.

Anehnya, mereka ini mengaku punya agama, mengakui akan adanya Tuhan. Tapi kenapa mereka begitu berani berbohong dengan mengucapkan nama Tuhan.

Pengadilan maha adil adalah pengadilan Tuhan. Di mana setiap tubuh kita menjadi saksi dihadapanNya. Manusia boleh saja lolos dari pengadilan dunia. Tapi tunggu pengadilan Tuhan akan tiba. Percaya tidak percaya semua akan dituntut oleh Allah.

Filed by mone at November 12th, 2009 under Tak Berkategori
No comments on this post yet

9 September 2009

Pantaskah Hukuman Buat Sheila Marcia?

Jauh sebelum Sheila Marcia kembali masuik bui, sang mama, ibunda Maria Cecilia Joseph sempat curhat kepada saya mengenai rencana Jaksa untuk kembali membui Sheila terkait kasus Narkoba yang dahulu. Kabar dari Jaksa itu diterima sang bunda di saat karir Sheila mulai terbangun kembali.

sheila-marcia-foto

Beberapa bulan bebas dari bui, Sheila mulai mendapat job menjadi pembawa acara musik di salah satu stasiun televisi. Begitu juga tawaran menjadi model klip. Terakhir kesediaan Inul Daratista untuk memproduseri album rekamannya.

Menurut sang bunda, kabar Jaksa itu membuat Sheila jadi stress. Siapa pun yang pernah merasakan pahitnya sel tahanan tak akan mau kembali lagi.

Ironisnya, kembalinya Sheila ke dalam bui di saat kondisinya berbadan dua alias hamil. Kesengsaraan Sheila semakin menjadi dengan pemberitaan di berbagai media dan infotainment mengenai siapa ayah dari janinnya? Diakui kalau pada masyarakat kita, hamil diluar nikah adalah aib buat keluarga. Disisi lain, keinginan Sheila dan Ibunda untuk merawat sang calon bayi hingga lahir adalah tindakan positif. Berapa banyak yang hamil di luar nikah mengambil jalan setan dengan cara menggurkan kandungan?

Terlepas dari kelakuan dan pergaulan Sheila sebagai remaja, apakah hukuman memenjarakan kembali Sheila sudah sesuai? Secara hukum bisa dilakukan, tapi secara manusiawi apakah hukuman itu bisa dihindarkan? Toh, Sheila itu bukan bandar atau penjual.  Dia hanya sebagai korban dari gagalnya sebuah keluarga atau pemerintah dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

Saat ngobrol bareng teman selepas ba’da Ashar, mungkin hukuman itu bisa diberikan dalam bentuk kerja sosial. Atau wajib mendaftar tanpa harus kembali masuk ke dalam sel. Mohon maaf bila muncul banyak dugaan negatif atas tindakan Jaksa.

Filed by mone at September 9th, 2009 under Tak Berkategori
No comments on this post yet

24 August 2009

Banner Online Detikforum

banner-bazar-online

Filed by mone at August 24th, 2009 under Tak Berkategori
No comments on this post yet

Next Page »
I Support Record Breaking Attempt


dblogger blog

Blogroll