Sekedar oleh-oleh dari sholat Jumat

11 Jul 2008

Mengerjakan Sholat, puasa, zakat, shodaqoh dan amal-amalan baik lainya kesemuanya itu adalah perbuatan baik di mata manusia. Tapi belum tentu semua itu baik di mata Allah. Kenapa?

Kata Allah (gw lupa tadi ayatnya) kebaikan itu adalah keimanan. Semua perbuatan baik bila tak didasari oleh keimanan tentu tak akan menjadi kebaikan di mata Allah. Misalnya bila sholat kita bukan karena keimanan tapi semata-mata mengharap keduniaan, maka sholat itu tak akan baik di mata Allah.

Sholat hanya di depan pacar atau mertua, sholat bertujuan hanya mengharapkan sesuatu yang sifatnya duniawi, maka semua itu bukan suatu kebaikan. Mungkin baik buat dirinya atau baik di mata manusia, tapi di mata Allah belum tentu. Karena tidak didasarkan pada keimanan.

Shodaqoh yang mengharapkan pujian, shodaqoh yang mengharapan imbalan. Seperti yang dilakukan politisi atau pejabat dengan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat dengan harapan mereka memilihnya. Bukanlah perbuatan baik di mata Allah meski itu baik dimata manusia.

Tak heran bila seseorang yang sudah meraih jabatannya itu akan lebih mementingkan memikirkan uangnya kembali atau menimbun hartanya ketimbang mengurus rakyatnya. Akibatnya korupsi menjadi jalan keluarnya.

Selain berdasarkan keimanan, kebaikan itu juga harus didasarkan dengan akhlaq yang baik. Perbuatan baik tanpa akhlaq yang baik bukan menjadi kebaikan di mata Allah. Menyiapkan makanan buat suami merupakan perbuatan baik, tapi bila dilakukan dengan cara yang tidak sopan tidak akan menjadi kebaikan.

Pergi ke sekolah atau ke kampus adalah perbuatan baik, tapi tidak menjadi baik bila tanpa permisi atau ijin terlebih dahulu sama orantua. Padahal orantuanya ada di rumah.

Gitu aja deh, semoga bermanfaat.


TAGS


-

Author

Hanya seorang admin

Search

Recent Post