Konflik Arab Saudi-Iran Menambah Skema Akhir Zaman

4 Jan 2016

Arab Saudi semakin larut dalam pertikaian di timur tengah. Setelah keterlibatannya melawan pasukan Houthi yang berpaham Syiah di Yaman, Arab Saudi memanaskan suasana dengan mengeksekusi ulama syiah.

 

 

Eksekusi tersebut menuai kemarahan pemimpin dan publik Iran. Berujung diserangnya Kedutaan Saudi di Teheran, Iran oleh massa. Serangan ini mendorong pemerintah Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran.

Ketegangan Saudi dengan Iran tak lepas dari pengaruh Sunni dan Syiah. Saudi yang Sunni tak ingin pengaruh Syiah dalam hal ini Iran menjadi besar di Timur Tengah. Kedua negara memang tidak berperang secara langsung, namun keduanya saling perang pengaruh di negara-negara arab yang tengah bertikai seperti di Suriah, Libya, Irak serta Yaman.

Siapa yang dirugikan bila kedua negara ini akhirnya berperang? Jawabannya adalah Islam. Saudi dan Iran sama-sama negara muslim yang memiliki persenjataan yang luar biasa. Masing-masing negara juga dibeking oleh dua negara yang terkenal dengan persenjataanya. Saudi sekutu AS sementara Iran sekutu dengan Rusia.

Bila Saudi dan Iran berperang,  maka kita sudah bisa membaca tanda-tanda jaman. Pertikaian demi pertikaian di negara-negara timur tengah menjadi tanda-tanda akan dekatnya akhir jaman. Sesama muslim saling membunuh hanya karena berbeda aliran. Aliran yang merasa benar merasa halal membunuh muslim yang bukan pengikutnya. 

Islam tak lagi jadi tujuan. Kepentingan kelompok yang menjadi tujuan. Bukan lagi bagaimana membesarkan islam di bumi, tapi bagaimana membesarkan kelompok di bumi. Mengatasi ini hanya bisa dilakukan dengan cara berdialog. Namun sayangnya, hingga kini Negara-negara Islam (OKI) tidak bisa mengatasi pertikaian di negara-negara
anggotanya.

Kita memasuki zaman fitnah dan bersiap-siaplah akan fase menuju tanda-tanda akhir zaman. 

Jangan salahkan islam tapi salahkan umatnya.

 


TAGS agama


-

Author

Hanya seorang admin

Search

Recent Post